Entri Populer

Kamis, 20 Oktober 2011

Susunan menteri kabinet Indonesia Bersatu II setelah reshuffle

Setelah dalam sepekan terakhir media tanah air ramai membahas perihal perombakan kabinet SBY yaitu Kabinet Indonesia Bersatu II, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan secara resmi susunan Kabinet hasil reshuffle tersebut.
Berikut susunan Kabinet Indonesia Bersatu II berdasarkan perombakan Selasa, 18 Oktober 2011. Pelantikan para menteri ini akan dilakukan di Istana Negara Rabu, 19 Oktober 2011. Dua menteri dari partai politik berkurang yakni menteri dari Partai Demokrat dan menteri dari Partai Keadilan Sejahtera.

Menteri Koordinator
1. Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Djoko Suyanto
2. Menko Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono

Kementerian
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Amir Syamsuddin* (Partai Demokrat)
9. Menteri Keuangan: Agus Martowardojo
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (Partai Demokrat)
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan*
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Ever Ernest Mangindaan* (Partai Demokrat)
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Cicip Sutardjo* (Partai Golkar)
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Mohammad Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Segaf Al-Jufri
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Marie Elka Pangestu (Jero Wacik-)
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Gusti Muhammad Hatta
26. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Syarifuddin Hasan
27. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Berth Kambuayana*
28. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari
29. Menteri Negara PAN dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar* (Partai Amanat Nasional)
30. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faishal Zaini
31. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas: Armida Alisjahbana
32. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Dahlan Iskan*
33. Menteri Negara Perumahan Rakyat: Djan Farid*
34. Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga: Andi Mallarangeng

Kepala Lembaga Pemerintah Nonkementerian, yaitu:
1. Kepala Badan Intelijen Negara: Marciano Norman*
2. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal

Wakil Menteri:
1. Wakil Menteri Luar Negeri: Wardana* (Sriyono** menjadi Duta Besar)
2. Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
3. Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
4. Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurti (Wamen Pertanian****)
5. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriyawan*
6. Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
7. Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak
8. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Musliar Kasim dan Wiendu Nuryanti*
9. Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwa
10. Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati + Mahendra Siraegar (Wamen Perdagangan****)
11. Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan*
12. Wakil Menteri Kesehatan: Ali Ghufron Mukti*
13. Wakil Menneg BUMN: Mahmudin Yasin*
14. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Eko Prasodjo*
15. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwanda*
16. Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana*
17. Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo*
18. Wakil Menteri Agama: Nasruddin Umar*

keterangan :
* Wajah Baru
** Terdepak
*** Penambahan
**** Jawaban Awa

Minggu, 16 Oktober 2011

Rancangan Bumi yang Sempurna

Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi. Dalam hal ini, seorang astronom Amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal the Unmistakable Identitiy of the creator telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut:
1. Jarak bumi dengan matahari
Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km. Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa delapan menit untuk sampai ke Bumi.
-Jika lebih jauh: planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil
-Jika lebih dekat: planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
2. Gravitasi di permukaan bumi
Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll.) adalah percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan harga yang berlaku di Bumi.
-Jika lebih kuat: atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)
-Jika lebih lemah: atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara.
3. Periode rotasi bumi
Rotasi Bumi merujuk pada gerakan berputar planet Bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.
Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam dalam hubungannya dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam kaitannya dengan matahari ialah 24 jam.
-Jika lebih lama: perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
-Jika lebih cepat: kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi.
4. Albedo
Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave radiation). Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi.
-Jika lebih besar: Zaman es tak terkendali akan terjadi
-Jika lebih kecil: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi.
5. Aktivitas gempa
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
-Jika lebih besar: terlalu banyak makhluk hidup binasa
-Jika lebih kecil: bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik.
6. Ketebalan kerak bumi
Kerak bumi adalah lapisan terluar Bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km. Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt.
Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.
-Jika lebih tebal: terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi
-Jika lebih tipis: aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar.

Sabtu, 15 Oktober 2011

POTENSI IKAN TUNA


Agroindustri merupakan salah satu cabang industri yang mempunyai kaitan yang erat dan langsung dengan sektor pertanian. Agroindustri juga mempunyai peranan yang sangat penting karena pada umumnya mampu menghasilkan nilai tambah dari produk segar hasil pertanian. Pengertian agroindustri selama ini hanya didefinisikan dalam arti yang sempit, mungkin hanya diartikan sebagai proses budidaya tanaman untuk pangan saja, namun dengan perkembangan pengetahuan, agroindustri telah diartikan dalam bidang yang lebih luas lagi, seperti tercakup dalam rangkaian usaha agribisnis, mulai dari pembibitan, pembudidayaan, pemanenan, pengadaan sarana produksi pertanian (pupuk, insektisida, oil) serta pengelolaan dan pemasarannya serta tercakup dalam sektor perikanan dan peternakan.
Salah satu bahan agroindustri yang saat ini sedang dikembangkan dari sektor perikanan adalah pengembangan ikan tuna (Thunnus sp). Karena kandungan protein yang sangat besar, komoditi ikan tuna di Indonesia masih dimanfaatkan sebagai bahan industri pangan dan ekspor ke luar negeri. Tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki daging berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini karena otot tuna lebih banyak mengandung myoglobin dari pada ikan lainnya.
Beberapa spesies tuna yang lebih besar, seperti tuna sirip biru (Thunnus thynnus), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Kebanyakan bertubuh besar, tuna adalah ikan yang memiliki nilai komersial tinggi. 
Ikan tuna mempunyai daerah penyebaran sangat luas dan hampir dapat ditemukan disemua daerah tropis maupun subtropis. Ikan tuna di wilayah perairan Indonesia mencakup wilayah perairan pantai perairan dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.
Posisi perairan Indonesia yang terletak di antara Samudera Hindia dan Pasifik merupakan tempat perlintasan ikan tuna dalam pengembaraan jarak jauhnya ikan tuna terdiri dari bermacam-macam jenis, antara lain mandidihang/yellowfin (Thunnus albacores), mata besar (Thunus obesus), abu-abu (Thunus tonggol), albakora (Thunus alalunga), dan sirip biru (Thunus thynnus). Hingga saat ini tuna masih dihasilkan dari kegiatan penangkapan, bukan hasil budi daya. Keberhasilan operasi penangkapan sangat ditentukan oleh keterampilan mengenali pola tingkah laku ikan tuna yang berkaitan dengan kebiasaan makan, suhu air, arus air, dan musim kawin.
Saat ini potensi dari ikan tuna Indonesia belum terberdayakan dengan baik. Produk akhir yang bias dicapai dari pengolahan ikan tuna hanya produk pangan. Dan sebagian besar ikan tuna yang memiliki kualitas cukup baik diekspor ke negara-negara seperti Jepang, China, dan Korea.

Pelatihan blog cendekia

Saat ini sedang diadakan pelatihan blog yang saya ikuti yang diadakan oleh beasiswa green pertama di IPB, yaitu LAZ CENDEKIA...... Maka dari itu blog ini diciptakan untuk menjadikanku lebih paham masalah media internet...... mudah-mudahan blog ini tetap bisa eksis selamanya......